• Selamat Datang di Website Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat

Tingkatkan Produksi Padi…. Kalbar Dorong Padi Lahan Kering !

Pencanangan Tanam Padi Lahan Kering di Wajok Hilir, Mempawah, Kalbar

Mempawah-Agroinfo

Untuk meningkatkan Produksi Padi tahun 2018, Kalimantan Barat mendorong percepatan tanam padi Lahan Kering. Ini ditandai dengan Pencanangan Tanam padi Lahan Kering sekaligus Percepatan Luas Tambah Tanam yang dilakukan Kementerian Pertanian RI, Dinas Pertanian Provinsi Kalbar, Pemerintah Kabupaten Mempawah, serta TNI. Pencanangan tersebut mengambil tempat di Dusun Parit To’ Adam Desa Wajok Hilir,  Kecamatan Siatan Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (10/5/2018).

Hadir pada acara tersebut antara lain Kepala Bada Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian RI, Dr. Momon Rusmono; Direktur Serealia, Dr. Ali Jamil; Kepala Dinas Pertanian TPH Provinsi Kalbar, Heronimus Hero; Plt. Sekda Kabupaten Mempawah, Drs. Ismail;  Kasdim Mempawah Mayor Fitriyadi; Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mempawah Drh. Buntaran; Kepala BPTP Provinsi Kalbar, Dr. Musyafak; Pejabat yang mewakili Pimpinan Cabang BNI Pontianak; PT. Pertani; dan PT. Pusri.

Dalam sambutannya sesaat setelah melakukan pencanangan tanam bersama, Kepala Dinas Pertanian TPH Prov. Kalbar, Heronimus Hero mengatakan bahwa Pemerintah saat ini tengah berusaha meningkatkan produksi pangan secara nasional. Oleh karena itu beberapa program telah diluncurkan salah satunya adalah pengembangan padi lahan kering. Ditambahkannya bahwa, Pemerintah Pusat memberikan perhatian khusus pada program pengembangan padi lahan kering di Kalimantan Barat karena potensinya yang cukup luas, bahkan termasuk yang terluas di Indonesia tahun ini, yaitu 112 ribu hektar.  Tentu dengan luasan ini akan berpengaruh besar dalam peningkatan produksi padi di Kalimantan Barat. “Karena itu kita semua kabupaten/kota di Kalbar yang menerima alokasi pengembangan padi lahan kering  kita dorong untuk melakukan pertanaman segera !”.  Khusus Kabupaten Mempawah sendiri, alokasi pengembangan padi lahan kering tahun 2018 mencapai 14.700 hektar. “ awalnya Cuma 500 hektar, namun karena potensi lahan yang cukup besar serta kesiapan dan semangat  yang sangat baik dari kabupaten Mempawah, maka alokasi ditambah menjadi 14.700 hektar”.

Terjadinya penambahan luas Pengembangan Padi Lahan Kering di Mempawah juga sesuai permohonan dari Dinas Pertanian Kabupaten Mempawah melalui Plt. Kepal Dinas, Drh. Buntaran yang sebelumnya menyampaikan informasi bahwa masih terdapat ribuan hektar lahan kering yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan padi lahan kering. Khusus pada pencanangan tanam ini dilakukan pada hamparan seluas 600 hektar.

Ditempat yang sama, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Drs. Ismail mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan program dari kementerian pertanian RI untuk Kabupaten Mempawah. Dukungan program tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Menurutnya sebagus apa pun program pemerintah jika tidak didukung dan dimanfaatkan dengan baik oleh para Pengusaha Tani, maka hasilnya akan sia-sia.

Sementara itu Kepala Badan Pengembangan SDM Pertanian, Dr. Momon mengingatkan agar Penyuluh Pertanian Lapangan yang ada harus selalu siap mendampingi para pengusaha tani (Petani-red.) karena itu menjadi salah satu  kunci keberhasilan penyuluhan dan wajib hukumnya bagi Penyuluh.

Acara pencanangan tanam Padi Lahan kering juga diselingi dengan penyerahan bantuan secara simbolik kepada perwakilan kelompok tani. Diantara bantuan tersebut  adalah Benih padi lahan kering, pupuk, dan Buku Rekening Kelompok. **H2O.**

Share